Kemenpar Gelar Workshop Digitalisasi Promosi Pariwisata di Medan

Home / Berita  / Kemenpar Gelar Workshop Digitalisasi Promosi Pariwisata di Medan

Kadis Pariwisata Sumut Elisa Marbun berfoto bersama dengan Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang IT Samsriyono Nugroho dan timnya, juga pelaku industri pariwisata Sumut lainnya di sela-sela pembukaan Workshop Digitalisasi Pariwisata sekaligus manfaat go digital di Museum Negeri Sumut di Medan, Selasa (1/11).

Medan (SIB)- Gubsu diwakili Kadis Pariwisata Sumut Elisa Marbun mengajak para pelaku industri pariwisata di Sumut menjadi pemain digital atau ITX (Indonesia Tourism Exchange). Karena ITX adalah solusi teknologi pemesanan untuk mengelola jaringan bisnis wisata serta memberikan banyak manfaat bagi masing-masing pelaku industri, baik supplier pariwisata, distributor, wisatawan, penyediaan konten hingga pengelola destinasi.

Demikian sambutan Gubsu yang dibacakan Elisa Marbun di sela-sela pembukaan Workshop Digitalisasi Pariwisata Sekaligus Manfaat Go Digital di Museum Negeri Sumut di Medan, Selasa (1/11). Acara ini juga dihadiri Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang IT Samsriyono Nugroho dan timnya.
Dia mengatakan, workshop digitalisasi pariwisata untuk melakukan transformasi agar pelaku industri pariwisata menjadi pemain digital. “Kementerian sudah menyiapkan semuanya, website gratis, booking payment sistem gratis, asistensi digital gratis,” imbuhnya.

Dengan adanya digital ini, lanjutnya, maka pelaku wisata seperti travel, pihak hotel bisa mempromosikan produknya. “Semua bisa dijual melalui digital. Saat ini kita daftarkan 107 pelaku wisata untuk mengikuti workshop ini, agar bisa menjual atau memasarkan produknya melalui digital,” tuturnya.

Setiap daerah juga, kata dia, harus memiliki calendar of event pariwisata untuk dipromosikan. Tanpa digitalisasi dan calendar of event, daerah tersebut tidak akan ikut dipromosikan secara nasional maupun global oleh Kemenpar.

Dia mengatakan, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendorong semua stakeholder pariwisata daerah di Sumut untuk go digital dalam mempromosikan dan menjual produk pariwisatanya. Dengan begitu, pariwisata Sumut bisa dilihat di seluruh dunia secara global, caranya masuk melalui dunia digital (internet) dan disebar di media sosial, sehingga orang bisa langsung booking secara online.

Sementara Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang IT Samsriyono Nugroho mengatakan, untuk mendukung promosi secara digital tersebut, pemerintah mendukung pembentukan platform digital di sektor pariwisata yang diberi nama ITX (Indonesia Tourism Exchange). Platform open marketplace digital tourism ini mempertemukan seluruh pelaku industri pariwisata, mulai supplier, distributor, penyedia sistem pemesanan, penyedia konten dan pengelola destinasi wisata. “Ini sangat penting, untuk ke Danau Toba dan ke Nias bisa booking dari luar. Kita harapkan nanti semua industri bisa masuk, sebab ini gratis, websitenya, booking sistem sama payment-nya,” ujarnya. (A12/y)

 

Sumber : http://hariansib.co/view/Medan-Sekitarnya/139272/Kemenpar-Gelar-Workshop-Digitalisasi-Promosi-Pariwisata-di-Medan.html